Rabu, 11 November 2015

METODE PENELITIAN
HIPOTESIS PENELITIAN

BAB I
PENDAHULUAN


1.1              Latar Belakang
Salah satu faktor utama yang menentukan kinerja suatu perusahaan atau dunia industri adalah kualitas dan kuantitas dari produk yang akan dibuat. PT. Garuda Food yaitu perusahaan di bidang industri makanan dalam pembuatan wafer stik seperti berry good. Perusahaan ini mendapatkan suatu masalah contohnya kesalahan dalam memberikan ukuran produk, dimana isi dalam kemasan lebih atau berkurang dari ukuran aslinya. Setiap pembuatan produk dalam perusahaan ini mempunyai metode kerja yang harus diperhatikan agar kualitas produk tersebut baik. Kesalahan dalam pembuatan produk akan berdampak buruk terhadap perusahaan.
Masalah dalam perusahaan dapat diselesaikan, kesalahan-kesalahan atau cacat produk yang terjadi dalam setiap proses produksi dengan menggunakan distribusi normal. Distribusi normal digunakan untuk mengetahui peluang sukses atau gagalnya suatu ukuran produk yang bervariasi dengan variabel atau pengambilan secara acak kontinu.
            PT. Garuda Food mempunyai tim quality control yang setiap harinya melakukan pengecekan terhadap suatu produk atau kemasan yang mengalami kecacatan. Distribusi normal digunakan untuk mengetahui peluang sukses atau gagalnya suatu ukuran produk yang bervariasi dari sekian banyak produk yang diproduksi agar anggaran perusahaan yajng harus dikeluarkan untuk menangani masalah tidak mengalami kerugian.

1.2              Perumusan Masalah
Konsep probabilitas dapat menyelesaikan permasalahan pada perusahaan dengan menggunakan satu data sampel dari produk yang bervariasi. Penggunaan konsep probabilitas, dapat menangani masalah dari suatu kejadian yang belum pasti. Perumusan masalah dalam laporan akhir kali ini adalah bagaimana menentukan rata-rata, standar deviasi dalam suatu produk. Bagaimana menentukan produk yang berhasil sama dengan jumlah yang ingin dicari, menentukan produk yang berhasil lebih dari, kurang dari, di antara terhadap suatu ukuran produk.

1.3              Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah dalam suatu pengamatan diperlukan untuk membatasi permasalahan. Fungsinya agar pembahasan tidak menyimpang dari pokok masalah yang dibahas. Pembatasan masalah dalam modul normal ini adalah :
1. Sampel yang diambil dalam suatu produk wafer sebanyak 30 buah.
2. Percobaan dilakukan sebanyak 30 kali.
3. Setiap produk ditimbang untuk mengetahui berat dalam masing-masing produk.

1.4              Tujuan Penulisan
Setiap kita melakukan percobaan atau pengamatan pasti mempunyai tujuan. Distribusi normal ini bertujuan untuk menentukan kesalahan yang terjadi di dalam perusahaan Garuda Food dalam menentukan isi kemasan. Berikut tujuan dari modul normal :
1.      Mengetahui nilai rata-rata, simpangan baku, probabilitas nilai kurang dari, probabilitas nilai lebih dari, probabilitas nilai di antara, probabilitas nilai sama dengan dari suatu produk berry good dengan metode perhitungan manual yang menggunakan tabel z-score.  

BAB II
PEMBAHASAN DAN ANALISIS


2.1         Studi Kasus
PT. Garuda Food adalah perusahaan yang memproduksi aneka makanan ringan dalam kemasan. Perusahaan tersebut memiliki berbagai macam produk makanan ringan dalam kemasan. Produk yang paling diunggulkan yaitu berry good. Produk tersebut dapat diproduksi sebanyak 30 bungkus dalam setiap jamnya. Setelah selesai diproduksi produk tersebut langsung masuk ke dalam tahap penimbangan yang bertujuan untuk menimbang berat bersih atau netto dari produk tersebut. Berdasarkan penimbangan tersebut diketahui berat bersih yang berbeda-beda. Hasil penimbangan tersebut dimuat dalam tabel sebagai berikut.
                                                              Tabel 2.1 Data Pengamatan                                          
Produk ke
Netto
1
12,6
0,4067
0,1654
2
13,9
0,8933
0,7980
3
12,4
0,6067
0,3681
4
12,5
0,5067
0,2567
5
12,5
0,5067
0,2567
6
13,9
0,8933
0,7980
7
12,3
0,7067
0,4994
8
12,4
0,6067
0,3681
9
12,4
0,6067
0,3681
10
12,3
0,7067
0,4994
11
12,4
0,6067
0,3681
12
14,1
1,0933
1,1953
13
12,8
0,2067
0,0427
14
12,6
0,4067
0,1654
15
15,1
2,0933
4,3819
16
13,7
0,6933
0,4807
Produk ke
Netto
17
13,8
0,7933
0,6293
18
12,5
0,5067
0,2567
19
12,4
0,6067
      0,3681
20
12,6
0,4067
0,1654
21
12,7
0,3067
0,0941
22
14,0
0,9933
0,9866
23
13,7
0,6933
0,4807
24
12,4
0,6067
0,3681
25
12,5
0,5067
0,2567
26
12,3
0,7067
0,4994
27
12,4
0,6067
0,3681
28
14,3
1,2933
1,6726
29
14,1
1,0933
1,1953
30
12,6
0,4067
0,1654
Jumlah
390.2

18,5185


Berdasarkan studi kasus dan tabel data pengamatan di atas, pimpinan perusahaan ingin mengetahui  :
1.      Rata-rata berat bersih berry good
2.      Simpangan baku berat bersih berry good
3.      Peluang berat bersih berry good kurang dari 11 gram
4.      Peluang berat bersih berry good lebih dari 15 gram
5.      Peluang berat bersih berry good antara 11 gram sampai 14 gram
6.      Peluang berat bersih berry good tepat 12 gram

2.2         Pengolahan Data
            Pada tahap pengolahan data akan dilakukan 2 macam perhitungan, yaitu proses perhitungan secara manual dengan menggunakan tabel Z-score. Perhitungan manual dilakukan sesuai dengan studi kasus yang telah dijelaskan diatas.

2.2.1    Perhitungan Manual
Perhitungan manual yang akan dilakukan yaitu sesuai dengan studi kasus yang telah dipaparkan di atas. Dari studi kasus tersebut dapat ditentukan:
1.        Nilai rata-rata berat bersih berry good
       13,0067
Nilai rata-rata berat bersih berry good sebesar 13,0067.
2.        Nilai simpangan baku berat bersih berry good
                0,7991
             Nilai simpangan baku berat bersih berry good sebesar 0,7991
3.        Peluang berat bersih berry good kurang dari 11 gram P(x < 11)
z =  =  = -2,51
P(x < 11) = P(z < -2,51) = 0,0060
Peluang berat bersih berry good kurang dari 11 gram sebesar 0,0060.
4.      Peluang berat bersih berry good lebih dari 15 gram P(x > 15)
z =  =  = 2,49
P(x > 10) = P(z > -0,32) = 1 – 0,9936
                                        = 0,0064
Peluang berat bersih berry good lebih dari 15 gram sebesar 0,0064.
5.      Peluang berat bersih berry good antara 11 gram sampai 14 gram
z1 =  =  = -2,51
z2 =  =  = 1,24
P(8 < x < 11) = P(-2,51 < z < 1,24)
                      = P(0 < z < 1,24) – P(-2,51 < z < 0)
                      = 0,8925 - 0,0060
                      = 0,8865
Peluang berat bersih berry good antara 11 gram sampai 14 gram sebesar 0,8865.
6.        Peluang berat bersih berry good tepat 12 gram
z =  =  = -1,26
P(x=10) = P(z= -1,26) = 0,1038
      Peluang berat bersih berry good tepat 12 gram sebesar 0,1038.

2.3              Analisis
            Analisis merupakan hasil rekapan dan pembahasan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya. Analisis yang akan dilakukan yaitu analisis perhitungan manual, analisis perhitungan software dan analisis perbandingan yaitu perbandingan hasil dari perhitungan manual dengan hasil dari perhitungan software.

2.3.1        Analisis Perhitungan Manual
Berdasarkan perhitungan manual yang telah dilakukan sesuai dengan studi kasus yang ada telah didapatkan nilai rata-rata dari berat bersih produk berry good yaitu 13,0067 nilai tersebut digunakan untuk mencari nilai peluang distribusi normal. Nilai simpangan baku berat bersih berry good adalah 0,7991 nilai simpangan baku merupakan nilai yang digunakan untuk mencari nilai peluang distribusi normal. Nilai peluang berat bersih berry good apabila beratnya kurang dari 11 gram yaitu 0,0060. Nilai peluang berat bersih berry good apabila beratnya lebih dari 15 gram yaitu 0,0064. Nilai peluang berat bersih berry good apabila beratnya antara 11 gram sampai 14 gram yaitu 0,8865 dan nilai peluang berat bersih berry good apabila beratnya tepat 12 gram yaitu 0,1038.

BAB III
PENUTUP


3.1              Kesimpulan
            Berdasarkan tujuan penulisan mengenai distribusi normal, dapat ditarik kesimpulan dari langkah-langkah perhitungan yang dilakukan sebelumnya, yaitu  :
1.      Perhitungan manual dengan menggunakan tabel z-score:
a.       Rata-rata berat bersih berry good adalah 13,0067.
b.      Simpangan baku berat bersih berry good adalah 0,7991.
c.       Peluang berat bersih berry good kurang dari 11 gram adalah 0,0060.
d.      Peluang berat bersih berry good lebih dari 15 gram adalah 0,0064.
e.       Peluang berat bersih berry good antara 11 gram sampai 14 gram adalah 0,8865.
f.       Peluang berat bersih berry good tepat 12 gram adalah 0,1038.