Lebih tepatnya mungkin bisa diartikan bahwa cinta itu sangat berarti bagi pribadi kita sepanjang
hidup, kasih yang memiliki hal sangat berarti untuk saling mengasihi antara sesama
manusia. Kata cinta dan kasih digabungkan menjadi satu menjadi cinta kasih
,akan menjadi kata yang sangat bermakna bagi hidup. Cinta itu sendiri sangat
sakral bagi pribadi kehidupan, saling mencintai , saling menyayangi, dimana hal
ini berhubungan dengan perasaan yang ada dalam hati yang timbul dari
ketertarikan pada suatu lawan jenis yang menjadi ingin rasa memiliki dan
menjadi sepasang yang tak ingin lepas dari sesuatu tersebut. Kasih yang menjadi
pelengkap dari kata cinta yang satu sama lain saling mengasihi dan menjaga hati
dengan baik
Zaman sekarang bisa dikatakan semakin
ke zaman akan semakin cepat orang merasakan cinta kasih, lalu satu lagi, pacar
akan menuruti kata pacarnya dibandingkan dengan orang tuanya , nah kita harus
tahu betul , apakan cinta kasih kita direstui atau tidak, karena apabila tidak
maka akan menjadi hubungan tidak baik
Cinta dalam agama islam.
Simpang siur tentang cinta dalam agama islam , bisa diartikan sebenarnya
tidak boleh dikarenakan belum muhrim , karena dalam agama islam belum boleh
mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah , apabila sudah menikah ,
baru boleh mencintai dan meiliki
Sebenarnya cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta
, kita cinta terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di
dunia yang harus kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah
diberikan kepada kita di dunia , jangan lah kau mendustai apa yang telah
diberikan oleh Allah Swt , kita harus cinta melaksanakan segala apa yang telah
diperintahkan dan menjauhi segala larangannnya.
Dirangkum dari
(sumber: http://ryukirya.wordpress.com/2011/04/06/cinta-menurut-agama/)
Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia. Ia menjadi
tenaga penggerak hati dan jiwa yang akan menghasilkan sikap, perbuatan dan
perilaku. Cinta bisa seperti yang terurai dalam sebait sajak dari film laris
indonesia, Ketika Cinta Bertasbih:
Cinta adalah kekuatan yg mampu
mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah sedih jadi riang, mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi muhibah.
mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah sedih jadi riang, mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi muhibah.
Namun demikian, cinta pun bisa menghasilkan perubahan yang sebaliknya:
mengubah mawar menjadi duri, dan seterusnya.
Hal yang demikian bisa terjadi karena cinta bersemayam di dalam hati yang
bersifat labil. Seperti sabda Rasulullah saw. hati itu bersifat gampang
terbolak-balik bagaikan bulu yang terombang-ambing oleh angin yang
berputar-putar. Sebagaimana amal-amal dan perilaku kita yang senantiasa
bersumber dari niat dan motivasi di dalam hati, maka cinta pun bisa mewujud
dengan dasar niat yang beraneka rupa. Ada cinta yang tulus, penuh kerelaan.
Namun ada pula cinta yang penuh duri dan racun. Ada cinta yang merupakan buah
keimanan dan ketaqwaan. Namun ada pula cinta yang berlandaskan nafsu hina.
Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta
kepada Allah. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas
ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari
kecintaan kita kepada Allah dan karena menggapai ridha-Nya.
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun
orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al-Baqarah: 165)
Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (ikutilah Muhammad saw.),
niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (Ali Imran: 31)
“Tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena
Allah.” (HR. At Tirmidzi)
Kata-kata mutiara tentang cinta
Agar cinta tidak menjerumuskan kita ke dalam lubang kehinaan, ada baiknya
kita mengambil hikmah dari sumber-sumber islam dan perkataan para ulama berikut
ini.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia
laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah
yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah
oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan
lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,
di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi
dan lain-lain perangai yang terpuji.
Hamka
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan
mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan
melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.
Hamka
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena
tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.
Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal
kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal
maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh
mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.
Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad)
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan,
istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah
terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.
Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)
Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan
bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.
Ali bin Abi Thalib
Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta
kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus,
tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai
itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.
A’idh Al-Qorni
(sumber: http://ryukirya.wordpress.com/2011/04/06/cinta-menurut-agama/